Perbedaan ROM resmi dengan ROM Distributor

Perbedaan Rom Resmi Dengan Rom Distributor Di Ponsel Xiaomi

Xiaomi adalah merek yang termasuk baru di pasaran smartphone dunia, dan pasarannya pun belom seperti brand- brand merek lain yang sudah ada di pasaran. Oleh karena itu untuk mempercepat promosi atau pemasaran smartphone ini, salah satunya dengan mengunggulkan spesifikasi tinggi dengan harga yang relatif lebih murah dari brand smartphone lainnya seperti samsung, iphone atau sony.
Karena harganya yang relatif lebih murah tentu anda semua pasti kepincut untuk membelinya bukan? Type yang dikeluarkan xiaomi memang sangat banyak akan tetapi yang menjadi masalah adalah hanya beberapa yang resmi masuk indonesia sisanya adalah melalui pihak ketiga yang sudah bekerja sama dengan xiaomi, atau kita sering menyebutnya dengan distributor. Meskipun harga yang ditawarkan relatif lebih murah pasti juga ada kelemahan karena pihak distributor memegang kendali penuh termasuk garansi servise.
Disini saya akan sedikit membahas tentang perbedaan antara rom distributor dengan rom resmi atau rom resmi buatan xiaomi. Sebagai contoh smartphone Xiaomi Redmi Note 3 Pro.
ROM Distributor
Merupakan rom modifikasi atau rom portingan dari rom resmi ( global ).
Ciri- cirinya :
  1. Terdapat Gapps
  2. Tersedia bahasa Indonesia
  3. Banyak iklan yang sering tiba- tiba muncul saat membuka aplikasi.
  4. Saat di lihat di Pengaturan – Tentang Perangkat versi MIUI mempunyai 5 digit angka, MIUI 8.0│8.0.1.0.0 Stabil (LHOMIDG)
       
Perbedaan rom resmi dengan rom distributor


ROM official
Merupakan rom asli buatan xiaomi tanpa ada modifikasi ataupun portingan dari pihak ke  tiga.
Ciri- cirinya :
  1. Saat dilihat di Pengaturan – Tentang Perangkat versi MIUI hanya mempunyai 4 digit angka, MIUI 8.0│8.0.1.0 stable (LHOMIDG)
semoga bermafaat kawan ...

0 Response to "Perbedaan ROM resmi dengan ROM Distributor"

Posting Komentar